Posted by: ziswaf | January 19, 2010

PENGOBATAN GRATIS DI WARAKAS, JAKUT

Di awal tahun 2010 Lembaga Kesehatan Yayasan Baiturrahman Jaya Ancol (YBJA) kembali melanjutkan aksi sosialnya, yakni memberikan bantuan pengobatan gratis melalui PKPU dan pembagian sembako (termasuk susu) bagi warga kurang mampu. Kali ini lokasi kegiatan bertempat di Rt 010 Rw 012 Kelurahan Warakas , Tanjung Priok Jakarta Utara. Antusias masyarakat terlihat begitu besar terlihat dari jumlah pasien yang semula ditargetkan 150 pasien, ternyata dikunjungi lebih dari 170 pasien dengan ragam penyakit. Antrian cukup panjang memenuhi area pengobatan yang menggunakan lahan parkir di kolong jalan tol warakas. “Hanya Allah lah yang menyembuhkan, jadikan pengobatan ini sebagai ikhtiar atau usaha dalam upaya penyembuhan penyakit yang kita derita. Karena Allah Swt-lah yang menurunkan penyakit dan Dia jugalah yang memberikan penawar kepada manusia”, sampai H. Sulaeman saat memberikan sambutan. “Dana bantuan Pengobatan ini berasal dari Zakat, Infaq dan Shodaqoh karyawan PT. Taman Impian Jaya Ancol, PT. Pembangunan Jaya Ancol serta masyarakat yang kami kelola melalui LAZISWA”, lanjut H. Sulaeman.

Posted by: ziswaf | January 14, 2010

PASSIVE INCOME ALA BU JUHARTI

Siapa bilang belajar Passive Income hanya dari Robert T. Kiyosaki? Ternyata para pengusaha mikro pun, telah menjadi pelaku investasi aset yang menghasilkan pendapatan tanpa bekerja terlalu keras. Untuk belajar passive income dari buku- buku Robert T. Kiyosaki mungkin kadar pendidikan mereka tidak memadai. Dan umumnya para pengusaha mikro memilih belajar langsung mempraktekkan dalam kehidupan sehari – hari mereka, daripada berjam – jam membaca buku. Kita bisa belajar meraih Passive Income dari Nasabah Pembiayaan BMT TAMAN SURGA, Pak Khamsin (p.bewok) Ibu Juharti. Wanita kelahiran Tegal 36 tahun yang lalu ini, sudah lima tahun menekuni usaha berjualan ikan di Pasar Pelelangan Ikan Muara Angke, Jakarta Utara. Selain menjadi pedagang ikan bersama suaminya, Ibu Juharti juga menyewakan Fiber( tempat penyimpanan ikan). Awalnya, Ibu Juharti melihat banyak pedagang ikan yang kekurangan FIBER. Yang dialaminya pun kerap kali demikian. Apalagi jika harga ikan turun, semakin banyak persediaan ikan. Jika ikan tidak dapat terjual hari ini juga. Tambahan FIBER sangat dibutuhkan oleh sebagian besar pedagang, agar ikan tidak membusuk . Dari situlah Bu Juharti memulai usahanya menyewakan FIBER. Jumlah FIBER milik Bu Juharti awalnya 5 Buah. Saat ini Beliau memiliki 42 buah FIBER. Bahkan sampai saat ini Beliau masih kekurangan FIBER. Setiap hari bahkan hari libur pun Beliau menyewakan FIBER. Satu buah FIBER di sewakan Rp 6.000 perhari. Dalam sehari Beliau mendapatkan Rp 252.000. Anda dapat menghitung penghasilannya perbulan. Berapa? Persisnya Rp 7.560.000 perbulan. Tingkat pendidikan Beliau bahkan hanya sampai Sekolah Dasar. Namun untuk mencapai penghasilan perbulan dengan bekerja di perusahaan besar, tentunya membutuhkan pendidikan tinggi dan waktu satu dasawarsa. Namun Beliau dapat melakukannya. Langkah Bu Juharti tidak di ajarkan di dalam buku. Kepekaan Beliau membaca kebutuhan orang – orang disekitarnya, menjadi peluang Passive Income. Bagaimana dengan para penghusaha mikro lainnya, adakah keinginan untuk memiliki Passive Income? Mari belajar dari Ibu Juharti! (ah)

Posted by: ziswaf | January 5, 2010

PELATIHAN TERAPIS HERBA DI ANCOL

Di penghujung tahun 2009 merupakan saat-saat yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang. Penghujung tahun berarti liburan panjang, rekreasi dan refreshing. Namun tidak demikian halnya yang terjadi di Yayasan Baiturrahman Jaya Ancol. Pasalnya Lembaga Pemberdayaan Masyarakat yang mengkonsentrasikan kegiatannya pada bidang pendidikan, ekonomi dan kesehatan selama empat hari berturut-turut mulai tanggal 28 sampai 31 Desember 2009 sibuk menangani Pelatihan Terapis Klinik Herba. Sebagian peserta adalah para purnabakti Ancol yang diharapkan dapat mengaplikasikan keterampilannya dibidang pengobatan sehingga dapat mandiri dan berpenghasilan. Pelatihan yang sedianya membekali dan mendidik peserta sehingga menjadi tenaga terapis herba, kali ini dilatih langsung oleh praktisi Terapis dari Rumah Sehat Herba. Pada dua hari pertama, peserta dibekali dengan pemahaman dasar mengenai tubuh, kesehatan, ragam penyakit umum, membaca kesehatan tangan lewat tanda-tanda di tangan (hands of sign), pengobatan cara Nabi (thibun nabawi) dan pengobatan herbal. Dihari ketiga, peserta diperkenalkan dengan alat pemeriksaan (stetoskop), tensi meter, peralatan bekam selanjutnya mempraktikan penggunaan alat-alat tersebut serta praktik al-hijamah (bekam). Dihari terakhir, peserta mengikuti ujian praktik penggungaan alat dan membekam yang benar. Bekam adalah salah satu pengobatan cara Nabi, yang juga sudah banyak dipraktikan di mana-mana, bahkan di negara Cina. Bahkan dari kalangan medis pun sudah mulai melengkapi cara pengobatan bekam untuk mengobati pasiennya. Ke depan Yayasan Baiturrahman Jaya Ancol akan mewujudkan terbentuknya klinik terapis herba sebagai implementasi pemberdayaan dibidang kesehatan.

Posted by: ziswaf | January 2, 2010

TAHUN BARU : SAATNYA MENGGANTI KUALITAS !

Gegap gempita begitu meriah saat menyambut datangnya Tahun Baru Masehi 2010. Kontras sekali saat sebelumnya Tahun Baru Islam 1413 H datang menghampiri kita. Dari tahun ke tahun tampaknya hal demikian sudah biasa terjadi. Hanya Masjid dan Mushola yang tampaknya terlihat memampangkan spanduk-spanduk ucapan Tahun Baru Islam dengan kegiatan-kegiatan muhasabahnya.

Tapi tahukah saudara, Tahun Hijriyah itu dimulai pada masa Khalifah Umar bin Khathab menjabat kepala Negara. Yang berawal dari adanya surat dari Shahabat Musa Al As’ari, Gubernur Kuffah yang menanyakan tanggal yang tidak tertera pada surat yang dikirimkan Khalifah Umar. Pada waktu itu Kuffah masuk wilayah Negara Madinah. Adapun sekarang Kuffah menjadi wilayah Negara Irak.

Wilayah yang termasuk dalam kendali pemerintahan Khalifah Umar meliputi :Negara Mesir, Negara Irak atau Mesopotamia, Negara Yaman, Negara Bahrain, Negara Persi atau Iran, Negara Palestina, Negara Syiria dan Negara Turki

Padahal waktu itu umat Islam masih sedikit akan tetapi bisa mengendalikan Negara yang sangat luas. Sedikit tapi berkualitas, bukan banyak tapi SEPERTI BUIH.

Kembali mengenai Tahun Baru, sudah seharusnya Umat Islam dengan bergantinya Tahun sekaligus juga berganti KUALITASNYA, yakni meningkatkan KUALITAS DIRI, yang meliputi Kualitas Ilmu, Kualitas Iman serta Kualitas Amaliyah.

Lewat kegiatan pemberdayaannya serta dukungan para muzaki, Yayasan Baiturrahman Jaya Ancol di tahun 1413 H / 2010 M akan terus mengoptimalkan kinerja kerja demi mencapai visinya meningkatkan kualitas ummat, Mewujudkan Masyarakat Islam yang bertaqwa, mandiri dan sejahtera. (ikhs)

Posted by: ziswaf | December 14, 2009

MUSHOLLA BAITURRAHMAN DI WILAYAH BEKAS GEMPA JAWA BARAT

09 Oktober lalu Laziswa Yayasan Baiturrahman Jaya Ancol (YBJA) memberikan bantuan kepada korban gempa Jawa Barat melalui ACT (Aksi Cepat Tanggap) Jakarta. Alhamdulillah, dari sebagian dana bantuan yang berikan Laziswa YBJA telah terwujud sebuah Mushola yang diberi nama “Mushola Baiturrahman”. Mushola tersebut berlokasi di wilayah bekas gempa Jawa Barat, yakni di di desa Pamalayan, Cikelet Garut. Selain digunakan untuk sholat berjama’ah setiap harinya, mushola Baiturrahman juga digunakan untuk pengajian kaum Bapak dan Ibu, serta digunakan pula untuk musyawarah warga.

Laziswa adalah lembaga dalam naungan Yayasan Baiturrahman Jaya Ancol yang menghimpun dan mengelola dana Zakat, Infaq dan Shadaqah Karyawan PT. Pembangunan Jaya Ancol, Tbk. serta karyawan PT. Taman Impian Jaya Ancol. Setiap bulan lebih dari seribu karyawan yang sebelumnya telah menyatakan kesediaannya menyisihkan 2,5 % Zakat Penghasilannya melalui perusahaan, yang selanjutnya di serahkan kepada Laziswa Yayasan Baiturrahman Jaya Ancol untuk dikelola dan disalurkan kepada mustahik. (ikh)

O3 Desember lalu di Taman Impian Jaya Ancol, terutama di lapangan eks Teater Mobil dipenuhi dengan warna putih-putih yang tak lain adalah para peserta Peragaan Manasik Haji siswa / i PAUD se-Jakarta Barat. Sekitar 2200 siswa / i secara tertib melakukan peragaan manasik mulai dari area simulasi Arafah, Musdalifah, Mina, melontar Jumrah, Thawaf berkeliling Ka’bah serta sa’i dari bukit simulasi Shafa menuju Marwa. Di area tahalul, siswa / i PAUD memperagakan gunting rambut dan pengambilan air zam-zam. Selanjutnya peserta menuju Masjidil Haram (Masjid Baiturrahman Ancol) untuk melakukan simulasi Shalat Idul Adha berjama’ah. Walaupun hanya simulasi, properti peragaan manasik dibuat lengkap bahkan diantaranya dibuat semirip mungkin dengan yang ada di Mekkah, seperti Maqam Ibrahim dengan tudungnya yang ke-emasan serta tiruan Ka’bah dengan ukuran terbesar yang ada di Indonesia.

Kegiatan penyelenggaraan Peragaan Manasik Haji oleh Yayasan Baiturrahman Jaya Ancol ini adalah pertama kalinya yang terbesar dan terlengkap dilakukan di Taman Impian Jaya Ancol. Bahkan, disamping kegiatan Peragaan Manasik tersebut, di teras Masjid Baiturrahman Ancol diadakan Pameran Kebudayaan Islam yang menampilkan tayangan video Manasik Haji, Kebudayaan Islam serta Pameran Foto-foto Sejarah Ka’bah dan Ibadah Haji dimasa lalu. Pameran tersebut diadakan untuk para orang tua / wali murid yang ikut mengantarkan anak-anaknya dus agar kegiatan Peragaan Manasik siswa dapat berjalan dengan tertib tanpa hambatan dari orang tua yang biasanya ikut turun ke lapangan Peragaan.

“Yayasan Baiturrahman Jaya Ancol berharap di masa depan Taman Impian Jaya Ancol tidak hanya sekedar tempat rekreasi hiburan semata, namun juga menjadi tujuan Wisata Religi khususnya bagi umat Islam. Kami juga mempunyai impian, Masjid Baiturrahman akan menjadi model dan barometer Pusat Kegiatan Islam di Jakarta. Memakmurkan Masjid akan berdampak langsung pada kemakmuran ummat…” tutur Maman Karyaman, ketua umum Yayasan Baiturrahman Jaya Ancol. (ikh)

Bertempat di lapangan badminton RT 019 RW 07 Kelurahan Penjaringan Jakarta Utara, tanggal 31 Oktober 2009 Yayasan Baiturrahman Jaya Ancol (YBJA) melaksanakan Aksi layanan kesehatan, pembagian paket sembako dan penyaluran bantuan pinjaman dana Qardhul Hasan bagi usaha lemah di wilayah tersebut.Kegiatan itu melibatkan mitra PKPU dalam pelayanan kesehatan, Lembaga Kesehatan , BMT Taman Surga serta Lembaga Pendidikan Az Zakiyah yang ketiganya merupakan lembaga yang berkiprah langsung di tengah masyarakat dan didukung oleh YBJA. “Bantuan kesehatan, sembako serta pinjaman lunak sangat membantu warga kami di sini. Kami ucapkan terimakasih keapda Yayasan Baiturrahman Jaya Ancol yang peduli kepada warga kami.” ucap Ahmadi, ketua RW 07. “Mudah-mudahan membawa dampak positif bagi kehidupan masyarakat di sini” lanjut Ust Abu Mansur saat memberikan sambutan.

Posted by: ziswaf | October 27, 2009

SANTRI DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN TANGERANG

Foto1315Foto1296Foto1297Foto1306Foto1312Foto1314

24 Oktober 2009, KIPRAH berkesempatan mengikuti kegiatan “Santri” Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) di Rumah Tahanan Dewasa kota Tangerang, Banten. Bersama Ustadz Faisal, da’i dari Baitul Maal Nasional (BAMNAS), redaksi menyaksikan antusias para “santri” yang merupakan para penghuni rumah tahanan mengikuti ta’lim yang dilaksanakan secara rutin setiap selasa dan sabtu. Pada kesempatan itu hadir lebih dari 50 santri dari 85 orang yang tercatat sebagai santri di Lapas Tangerang. Ustd. Faisal sore itu memaparkan makna ibadah, yang tidak hanya terbatas pada ibadah ritual seperti shalat, zakat dan puasa, namun seorang mu’min mampun menjadikan 24 jam hari-harinya sebagai ibadah kepada Allah.

“Banyak perubahan yang terjadi pada para santri yang mengikuti pembinaan kerohanian ini, bahkan Ta’lim Santri Lapas sudah menghasilkan kader-kader da’i yang sudah terjun melakukan pembinaan kerohanian kepada sesama penghuni lapas. Ada sekitar 10 santri yang sudah terjun berdakwah disini. Namun sebagian besar sudah pada keluar (bebas-red)” ujar Dwi, salah satu santri senior yang beberapa bulan lagi akan bebas dari masa tahanan.

Yayasan Baiturrahman Jaya Ancol (YBJA) dengan Laziswanya yang mengelola dana zakat karyawan Ancol sudah sekitar 1,5 tahun terakhir ikut mendukung pendanaan bagi operasional kegiatan Da’wah bagi Santri Lapas Tangerang yang dilaksanakan oleh Da’i dari Baitul Maal Nasional (BAMNAS). Semoga para “santri” setelah selesai masa tahanan nantinya benar-benar mengalami metamorfosa, memiliki pribadi berakhlak mulia dan bermanfaat bagi banyak manusia. (ikh)

Posted by: ziswaf | October 26, 2009

PENGOBATAN GRATIS DI KOJA, JAKARTA UTARA

Yayasan Baiturrahman Jaya Ancol, 10-10-2009Yayasan Baiturrahman Jaya Ancol, 10-10-2009 (1)Yayasan Baiturrahman Jaya Ancol, 10-10-2009 (2)Sabtu 10 Oktober 2009, Lembaga Kesehatan Yayasan Baiturrahman Jaya Ancol (YBJA) kembali melakukan aksi Pengobatan Gratis bagi masyarakat kurang mampu. Bertempat di kantor RW 04 Kelurahan Koja Jakarta Utara, YBJA bersama tim medis dari PKPU Jakarta membantu mengobati 154 pasien warga yang berasal dari delapan RT di wilayah RW 04.

Diwakili H. Ahmad Suryadi, dalam sambutannya beliau mengucapkan terima kasih kepda YBJA atas bantuan kesehatan yang telah diberikan kepada warga di wilayahnya. “Kegiatan bantuan pengobatan gratis diwilayah kami ini adalah yang ketiga kalinya dilaksanakan, namun baru kali ini dibarengi dengan bantuan sembako bagi warga kami yang kurang mampu..”, ucap H. Ahmad Suryadi dalam sambutannya.

Hadir pada acara tersebut H. Sumadhi S Dagdo (ketua YBJA), H. Sulaeman (Ketua Lembaga Kesehatan YBJA) serta relawan YBJA lainnya, serta tokoh masyarakat setempat seperti Adang Ruswandi (ketua RW 04), H.Ahmad Suryadi (wakil Ketua RW), Hambali , Joni (karang taruna), Mimin (PKK) dan beberapa unsur masyarakat lainnya. Menurut H. Diding (relawan YBJA), acara kali ini dilaksanakan sangat tertib dan teratur, “kami sangat terbantu dengan ikut terjunnya lembaga-lembaga masyarakat untuk membantu seperti Karang Taruna dan PKK ; Smoga berikutnya keterlibatan unsur masyarakat yang terjadi di sini dapat ditiru oleh wilayah lainnya” Ujar H. Diding dalam penuturannya pada redaksi. (ikh)

Posted by: ziswaf | October 15, 2009

Bantuan Gempa Jawa Barat

100_3930100_3932100_3935

Jum’at tanggal 09 Oktober 2009 di Masjid Baiturrahman Ancol kedatangan tamu dari ACT (Aksi Cepat Tanggap), sebuah lembaga kemanusiaan yang belakang ini menjadi mitra Yayasan Baiturrahman Jaya Ancol (YBJA) bagi penyaluran bantuan dana bagi korban-korban bencana alam yang terjadi di Indonesia. Pada kesempatan itu sengaja YBJA mengundang ACT yang diwakili oleh Sigit untuk menyerahkan dana bantuan sebesar Rp 22.318.000,- ditambah emas seberat 0,5 gram yang sebagian besar berasal dari ZIS karyawan Jaya Ancol, serta sisanya berasal dari infaq serta shadaqoh dari jamaah masjid Baiturrahman Ancol.

Penyerahan bantuan dana diwakili oleh ketua YBJA, H. Sumadhi Dagdo, dengan disaksikan oleh ketua Laziswa YBJA, Hadi Purwanto, staff YBJA serta jamaah masjid Baiturrahman Ancol.

Insya Allah dalam waktu dekat Yayasan Baiturrahman Jaya Ancol akan memberikan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa Sumatera Barat. bagi yang ingin ikut membantu, dapat menyampaikannya ke Kantor Sekretariat Laziswa / YBJA atau melalui kotak amal yang tersedia di Masjid Baiturrahman Ancol.(ikh)

Older Posts »

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.